Makkah

Sesungguhnya, kota Mekkah merupakan suatu kota yang memiliki tempat khusus nan agung, baik dalam agama maupun dalam sejarah, Allah SWT telah memilihnya menjadi tempat dibangunnya Ka’bah;

tempat tinggal ismail AS, dan Ibunya Hajar AS; tempat yang menjadi tujuan para Nabi, rasul dan orang-orang sholeh. Disana juga terdapat Masjidil Haram, masjid dimana setipa orang mendambahkan dan bersusah payah untuk mengunjunginya, serta menjadi kiblat umat islam sepanjang masa. Di Mekkah itu pula, penutup para Nabi dan rasul dilahirkan dan diutus oleh Allah SWT untuk mengemban risalahNya yaitu Muhammad SAW, kekasih dan junjungan kita semua.  
Mekkah atau Makkah al-Mukarramah,atau juga dikenal dengan nama Makkah adalah kota utama di Arab Saudi yang merupakan kota tujuan utama kaum muslimin dalam menunaikan ibadah haji. Di sana terdapat bangunan utama Ka’bah yang merupakan patokan arah kiblat untuk shalat kaum muslimin di seluruh dunia serta prosesi Ibadah haji.Keutamaan kota Mekkah selain tempat lahirnya Nabi Muhammad SAW juga terdapat Masjidil Haram dengan Ka’bah di dalamnyaDari Abu Dzar Al-Ghifari RA diriwayatkan bahwa dia bertanya kepada Rasulullah SAW, ” Wahai Rasulullah, Masjid apakah yang dibangun pertama kali di muka bumi ini ??, Rasulullah menjawab, “Masjidil Haram”.Lalu Masjid apa lagi ?? tanyaku kembali. Beliau menjawab ” Masjidil Aqsha” . Berapa lama antara keduanya ?? tanyaku lagi, 40 tahun kata Rasulullah.

Menurut Ibnu Qoyyim, yang dimaksud dengan pembangunan Masjidil Aqsha tersebut ialah pembangunan yang dilakukan oleh Nabi Ya’qub ibn Ishak, yang kemudian direnovasi kembali oleh Nabi Sulaiman. Sebagaimana yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, Rasulullah telah memerintahkan untuk tidak melakukan perjalanan kecuali ke tiga Masjid, yaitu Masjidil Haram, Masjid Nabawi dan Masjidil Aqsha. 
Sebagaimana juga dikisahkan oleh Jabir RA bahwa Rasulullah pernah bersabda ” Sholat di Masjidku ini (Nabawi) adalah 1000 kali lebih utama daripada sholat di Masjid lainnya, kecuali Masjidil Haram, karena sholat di Masjidil Haram lebih utama 100.000 kali daripada sholat di Masjid lain, dan sholat di Masjidil Aqsha lebih utama 500 kali daripada sholat di Masjid lain.  

Mekkah yang secara geografis terletak diantara 39-40 BT dan 21-22 derajat adalah kota pertama kali ada di bumi ini, karena disinilah manusia pertama Nabi Adam diturunkan dan hidup bersama pasangannya Siti Hawa. Dari sinilah keturunan anak manusia pertama itu berkembang ke segala arah penjuru dunia. Ketika Nabi Adam pertama kali tinggal disini, Beliau minta kepada Allah agar diselamatkan dari godaan iblis yang telah mencelakakannya disurga. Do’a nabi Adam terkabul, kemudian para Malaikat turun ke bumi mengelilingi tempat nabi Adam untuk menjaga agar iblis tidak dapat mencapainya, lantas tempat para Malaikat berjaga itulah yang kemudian menjadi batas Tanah Haram.
Makkah Pusat Bumi
Prof. Hussain Kamel menemukan suatu fakta mengejutkan bahwa Makkah adalah pusat bumi. Pada mulanya ia meneliti suatu cara untuk menentukan arah kiblat di kota-kota besar di dunia. Untuk tujuan ini, ia menarik garis-garis pada peta, dan sesudah itu ia mengamati dengan seksama posisi ketujuh benua terhadap Makkah dan jarak masing-masing. Ia memulai untuk menggambar garis-garis sejajar hanya untuk memudahkan proyeksi garis bujur dan garis lintang. Setelah dua tahun dari pekerjaan yang sulit dan berat itu, ia terbantu oleh program-program komputer untuk menentukan jarak-jarak yang benar dan variasi-variasi yang berbeda, serta banyak hal lainnya. Ia kagum dengan apa yang ditemukan, bahwa Makkah merupakan pusat bumi. Ia menyadari kemungkinan menggambar suatu lingkaran dengan Makkah sebagai titik pusatnya, dan garis luar lingkaran itu adalah benua-benuanya. Dan pada waktu yang sama, ia bergerak bersamaan dengan keliling luar benua-benua tersebut. (Majalah al-Arabiyyah, edisi 237,Agustus 1978). Gambar-gambar Satelit, yang muncul kemudian pada tahun 90-an, menekankan hasil yang sama ketika studi-studi lebih lanjut mengarah kepada topografi lapisan-lapisan bumi dan geografi waktu daratan itu diciptakan. Telah menjadi teori yang mapan secara ilmiah bahwa
lempengan-lempengan bumi terbentuk selama usia geologi yang panjang, bergerak secara teratur di sekitar lempengan Arab. Lempengan-lempengan ini terus menerus memusat ke arah itu seolah-olah menunjuk ke Makkah. Studi ilmiah ini dilaksanakan untuk tujuan yang berbeda, bukan dimaksud untuk membuktikan bahwa Makkah adalah pusat dari bumi. Bagaimanapun, studi ini diterbitkan di dalam banyak majalah sain di
Barat. Allah berfirman di dalam al-Qur’an al-Karim sebagai berikut:
‘Demikianlah Kami wahyukan kepadamu Al Qur’an dalam bahasa Arab supaya kamu memberi peringatan kepada Ummul Qura (penduduk Makkah) dan penduduk (negeri-negeri) sekelilingnya..’ (asy-Syura: 7)
Kata ‘Ummul Qura’ berarti induk bagi kota-kota lain, dan kota-kota di sekelilingnya menunjukkan Makkah adalah pusat bagi kota-kota lain, dan yang lain hanyalah berada di sekelilingnya. Lebih dari itu, kata ummu (ibu) mempunyai arti yang penting di dalam kultur Islam. Sebagaimana seorang ibu adalah sumber dari keturunan, maka Makkah juga merupakan sumber dari semua negeri lain, sebagaimana dijelaskan pada awal kajian ini. Selain itu, kata ‘ibu’ memberi Makkah keunggulan di atas semua kota lain.
Makkah atau Greenwich
Berdasarkan pertimbangan yang seksama bahwa Makkah berada
tengah-tengah bumi sebagaimana yang dikuatkan oleh studi-studi dan
gambar-gambar geologi yang dihasilkan satelit, maka benar-benar
diyakini bahwa Kota Suci Makkah, bukan Greenwich, yang seharusnya
dijadikan rujukan waktu dunia. Hal ini akan mengakhiri kontroversi lama
yang dimulai empat dekade yang lalu.
Ada banyak argumentasi ilmiah untuk membuktikan bahwa Makkah
merupakan wilayah nol bujur sangkar yang melalui kota suci tersebut,
dan ia tidak melewati Greenwich di Inggris. GMT dipaksakan pada dunia
ketika mayoritas negeri di dunia berada di bawah jajahan Inggris. Jika
waktu Makkah yang diterapkan, maka mudah bagi setiap orang untuk
mengetahui waktu shalat.
Makkah adalah Pusat dari lapisan-lapisan langit
Ada beberapa ayat dan hadits nabawi yang menyiratkan fakta ini.
Allah berfirman, ‘Hai golongan jin dan manusia, jika kamu sanggup
menembus (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu
tidak dapat menembusnya melainkan dengan kekuatan.’ (ar-Rahman:33)
Kata aqthar adalah bentuk jamak dari kata ‘qutr’ yang berarti
diameter, dan ia mengacu pada langit dan bumi yang mempunyai banyak
diameter.
Dari ayat ini dan dari beberapa hadits dapat dipahami bahwa diameter
lapisan-lapisan langit itu di atas diameter bumi (tujuh lempengan
bumi). Jika Makkah berada di tengah-tengah bumi, maka itu berarti bahwa
Makkah juga berada di tengah-tengah lapisan-lapisan langit.
Selain itu ada hadits yang mengatakan bahwa Masjidil Haram di
Makkah, tempat Ka‘bah berada itu ada di tengah-tengah tujuh lapisan
langit dan tujuh bumi (maksudnya tujuh lapisan pembentuk bumi)
Nabi bersabda, ‘Wahai orang-orang Makkah, wahai orang-orang Quraisy, sesungguhnya kalian berada di bawah pertengahan langit.’
Thawaf di Sekitar Makkah
Dalam Islam, ketika seseorang thawaf di sekitar Ka’bah, maka ia
memulai dari Hajar Aswad, dan gerakannya harus berlawanan dengan arah
jarum jam. Hal itu adalah penting mengingat segala sesuatu di alam
semesta dari atom hingga galaksi itu bergerak berlawanan dengan arah
jarum jam.
Elektron-elektron di dalam atom mengelilingi nukleus secara
berlawanan dengan jarum jam. Di dalam tubuh, sitoplasma mengelilingi
nukleus suatu sel berlawanan dengan arah jarum jam. Molekul-molekul
protein-protein terbentuk dari kiri ke kanan berlawanan dengan arah
jarum jam. Darah memulai gerakannya dari kiri ke kanan berlawanan
dengan arah jarum jam.
Di dalam kandungan para ibu, telur mengelilingi diri sendiri
berlawanan dengan arah jarum jam. Sperma ketika mencapai indung telur
mengelilingi diri sendiri berlawanan dengan arah jarum jam. Peredaran
darah manusia mulai gerakan berlawanan dengan arah jarum jamnya.
Perputaran bumi pada porosnya dan di sekeliling matahari secara
berlawanan dengan arah jarum jam.
Perputaran matahari pada porosnya berlawanan dengan arah jarum jam.
Matahari dengan semua sistimnya mengelilingi suatu titik tertentu di
dalam galaksi berlawanan dengan arah jarum jam. Galaksi juga berputar pada porosnya berlawanan dengan arah jarum jam.KEUTAMAAN-KEUTAMAAN MEKKAH
Diantara keutamaan-keutamaan Mekkah ialah karena Allah SWT telah memilihnya sebagai:
1. Tempat dibangunnya Rumah Allah ( Baitullah )
2. Kota kelahiran dan kenabian Muhammad SAW penutup para Rasul
3. Tempat beribadah para hambaNya serta adanya kewajiban atas mereka untuk mengunjunginya, baik     dari jauh maupu  dekat
4. Tempat yang dijadikan Allah SWT sebagai Tanah suci yang aman, tidak boleh ada pertumpahan          darah
5. Tempat yang mustajab untuk; barangsiapa berdoa didalamnya, maka Allah akan mengabulkannya

6. Tempat yang tidak boleh seorang pun masuk kedalamnya kecuali dengan kerendahan hati, khusyu’, dan meninggalkan segala bentuk pekaian dan perhiasan dunia

7. Tempat yang dimaksudkan untuk menghapus dosa-dosa masa lalu

8. Tempat yang Allah mensyariatkan kepada manusia untuk berthawaf

9. Tidak ada di muka bumi ini, suatu tempat yang Allah mewajibkan bagi orang-orang yang mampu

untuk mengunjunginya

10. Tempat yang dilarang oleh Allah untuk menghadap atau membelakanginya pada saat buang hajat

11. Tempat yang Allah memberikan balasan bagi siapa saja yang berniat jahat, walaupun belum

melakukannya, dan barangsiapa melakukan kejahatan maka balasannya akan dilipatgandakan,

sebab melakukan kejahatan di Tanah suci ialah lebih besar dosanya dibandingkan ditempat-tempat lain.

Demikian diantara keutamaan-keutamaan kota Mekkah. Namun sesunguhnya masih terdapat beberapa keutamaan lainya seperti adanya tempat-tempat 
mustajab; baransiapa berdoa’a didalamnya maka Allah akan mengabulkannya. Keistimewaan lainnya, karena Allah bersumpah dengannya di dalam Al-Qur’an dan larangan masuknya orang-orang kafir untuk masuk didalamnya. Disamping itu, Mekkah ialah kota yang dijaga oleh para Malaikat, sehingga Dajjal pun tidak dapat masuk didalamnya.
MEKKAH DALAM AL-QUR’AN
1. Makkah
“Dan Dialah yang menahan tangan mereka dan (membinasakan) kamu dan (menahan) tangan kamu dan (membinasakan) mereke     ditengah kota Mekkah sesudah Allah memenangkan kamu atas mereka”) QS Al Fath 48:24
2. Bakkah,
” Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadah) manusia, ialah Baitullah yang di Bakkah (Mekkah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia” QS Al Imran/ 3:96
Ada 4 pendapat mengenai Bakkah,yaitu
– Bagian bumi dimana terdapat Ka’bah
– Sekitar Baitullah
– Masjidil Haram dan Ka’bah karena Makkah ialah nama untuk daerah haram (daerah suci) seluruhnya
– Bakkah atau Makkah sama saja
3. Ummul Qura (Perkampungan Tua)
” Dan ini (Al-quran) adalah kitab yang telah kami turunkan yang diberkahi;membenarkan kitab-kitab yang (diturunkan) sebelumnya dan agar kamu memberi peringatan kepada (penduduk) Ummul Qura (Mekah) dan orang-orang disekitarnya” QS Al An’am/6;29 disebut juga dalam surat Al Syura ” Demikianlah Kami wahyukan kepadamu Al quran dalam bahasa Arab supaya kamu memberi peringatan kepada ummul Qura (penduduk Mekkah) dan penduduk (negeri-negeri) sekelilingnya serta memberi peringatan  (pula) tentang hari berkumpul (kiamat) yang tidak ada keraguan padanya. Segolongan masuk surga dan segolongan masuk neraka”
4. Al Balad (Negeri)
“Dan ingatlah ketika Ibrahim berkata ” Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini (mekah), negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku daripada menyembah berhala-berhala” QS Ibrahim/14;35
Dalam surat lain disebutkan “Aku benar-benar bersumpah dengan kota ini (Mekkah) dan kamu (Muhammad) bertempat dikota Mekkah ini” QS Al Balad/90;1-2
5. Al Balad al Amin (Negeri yang aman)
“Dan demi kota (Mekkah) ini yang aman” QS At Tiin/95;3. Menurut Ibn Al-Jauzi bahwa orang yang merasa takut pada masa jahiliyah dan pada masa Islam akan aman berada dalam Mekkah dan orang Arab jika mengatakan kepada sesuatu yang dapat memberikan keamanan menyebutnya dengan ‘Al amin’  
TANAH HARAM, sampai tahun 8H (623M) Mekkah masih boleh ditempati atau dikunjungi oleh orang nasrani, Yahudi, non muslim lainnya. Tetapi karena orang-orang kafir banyak melakukan tindakan munafik, ingkar janji dan memusuhi serta menodai syiar Islam maka pada click here tahun 9H berdasarkan firman Allah SWT mereka sama sekali dilarang masuk Mekkah. Firman Allah tersebut berbunyi :
Hai orang-orang yang beriman sesungguhnya orang-orang musyrik itu najis, maka janganlah mereka mendekati Masjidil Haram sesudah tahun ini (9H)”  Q.S. At Taubah ayat 28KAWASAN TANAH SUCI


Allah telah mensucikan seluruh kawasan sekitar Mekkah, sebagaimana Dia mensucikan kota Mekkah itu sendiri. Yaitu Tanah yang disucikan Allah sejak diciptakannya bumi sampai hari kiamat nanti. Dikisahkan bahwa Jibril AS, memberitahu Nabi Ibrahim tentang batas-batas tanah suci dan menyuruhnya untuk menandainya dengan menancapkan batu. Ibrahim pun melaksanakannya, sehingga pantaslah jika Ibrahim disebut sebagai orang yang pertama yang menandai batas-batas kawasan suci Mekkah, yaitu batas yang memisahkan antara daerah yang suci (Tanah Haram) dengan yang lainnya.

Setelah pembebasan Mekkah (Fath Makkah), Rasulullah SAW mengutus Tamim ibn Asad Al-khaza’i untuk memperbaiki dan memperbarui tanda-tanda batas Tanah suci. Kemudian diteruskan oleh khalifah-khalifah setelahnya dan hingga sampai saat ini terdapat tanda batas Tanah Suci.

Berikut ini batas atau jarak tanah suci diukur dari Masjidil Haram sebagai berikut :
  •    Tan’im : 7.5 Km  
  •    Nakhlah : 13 Km
  •    Adlat Laban : 16 Km
  •    Ji’ranah : 22 Km
  •    Hudaibiyah : 22 Km
  •    Arafah : 22 Km 


Dari nama batas kawasan tanah suci diatas, ada dua tempat yang sering digunakan untuk mengambil Miqat atau niat ihram umroh adalah Tan’im dan Ji’ranah. Untuk ibadah Haji, jamaah berihram dari tempat tinggal masing-masing. Sementara untuk ibadah Umroh, ihramnya harus mulai dari batas-batas tanah suci sebagaimana tersebut diatas. Dan bagi  jamaah tinggal berada di luar Miqat maka ihromnya dari miqat yang dilaluinya yaitu 
Bier Ali untuk penduduk Madinah, Yalamlam untuk penduduk Yaman termasuk juga Indonesia, Juhfah untuk penduduk Syam danQarn al-Manazil untuk penduduk Nejd.
Perkembangan kota Mekkah tidak terlepas dari keberadaan Nabi Ismail dan Hajar sebagai penduduk pertama kota ini yang ditempatkan oleh Nabi Ibrahim atas perintah Allah. Pada perkembangannya muncul orang orang Jurhum yang akhirnya tinggal di sana. Pada masa berikutnya kota ini dipimpin oleh Quraisy yang merupakan kabilah atau suku yang utama di Jazirah Arab karena memiliki hak pemeliharaan terhadap Ka’bah. Suku ini terkenal dalam bidang perdagangan bahkan pada pasa itu aktivitas perdagangan mereka dikenal hingga Damaskus, Palestina dan Afrika. Tokoh sebagai kepala kabilah quraisy adalah 
Qussai bin kilab kakek ke lima Rasulullah SAW. Leluhur Nabi ini bertanggung jawab atas urusan Hijabah (memegang kunci pintu Ka’bah) ; Siqayah (mengawasi mata air zam-zam) ; Rifadah (menyediakan makan bagi tamu Allah); liwa (mengatur panji-panji perang);Qiyadah (memimpin pasukan perang) kemudian kepemimpinan dilanjutkan oleh Abdul Manaf, Hasyim dan Abdul Muthalib. Nabi Muhammad adalah keturunan langsung dari Nabi Ismail serta Qussai.


Pada tahun 671, Nabi Muhammad SAW lahir di kota ini dan tumbuh dewasa. Pertama kali menerima wahyu dari Allah namun ajarannya ditolak kaumnya yang saat itu masih berada dalam kegelapan pemikiran (Jahilliyah) sehingga berpindah ke Madinah. Setelah Madinah berkembang, akhirnya Nabi Muhammad SAW kembali ke Mekkah dalam misi membebaskan kota mekkah tanpa pertumpahan darah yang dikenal dengan (Fathul Makkah).
Pada masa selanjutnya Mekkah berada di bawah administrasi khalifah yang berpusat di Madinah, serta para raja yang saat itu berkuasa di Damaskus (Dinasti Ummayyah), Baghadad (Dinasti Abbasiyah) dan Turki (Usmaniyah) yang ketika itu di bawah Syarif Hussein. Kemudian disatukan di bawah pemerintahan Arab Saudi oleh Abdul Aziz ibnu Saud sampai sekarang yang merupakan pelayan kedua kota suci.
OBJEK ZIARAH DI MEKKAH, objek ziarah di kota Mekkah adalah Jabal Rahmah, Jabal Nur, Gua Hira, Masjid jin, Masjid Mina, Jiranah (tempat miqat nabi setelah perang Hunain), Tan’im (tempat miqat Siti Aisyah), Wadi fatwa (tempat pembibitan kurma, kembang dan sungai), Sumur Zubaidah yang dibangun oleh istri Harun Al Rasyid, dan Hudaibiyah (tempat perjanjian hudaibiyah). Di Mekkah para jamaah bebas berkeliling di masjid jin, Jabal Qubais, Tan’im, Jiranah dll.Selain Mekkah, kota atau daerah yang digunakan dalam peribadatan haji yakni Mina, Muzdalifah dan Arafah, kemudian terdapat juga kota atau daerah yang digunakan para jemaah haji untuk memulai prosesi haji antara lain Bir Ali yang berada di luar kota Madinah sebagai patokan jamaah yang berasal dari Madinah, serta Qarnul Manazil atau Yalamlam bagi jemaah haji yang masuk dari arah Yaman.Dilihat dari tata letak benua, jelas bahwa Baitullah yang berada di Mekah benar-benar terletak di tengah-tengah bumi, yang mana jarak dari tiap – tiap benua relative sebanding.Sehingga bila ditinjau dari perjalanan dan perbedaan waktu pada setiap tempat dimanapun keberadaannya dengan waktu Saudi/Mekkah maka orang-orang melakukan sholat fardhu lima waktu akan sambung menyambung seiring dengan perputaran bumi sebagai perhitungan waktu.

SEJARAH DAN KENANGAN
Di negeri ini, Mekkah, terdapat banyak kenangan historis yang terukir, sejak zaman Nabi Adam hingga masa Nabi terakhir, Muhammad SAW. Di Negeri ini pula tersimpan kenangantentang Nabi Ibrahim dan putranya Ismail.
Di negeri ini, juga terdapat banyak kenangan yang membawa seseorang mulim berinteraksi langsung dengan masa kecil, remaja, masa muda, dan pengangkatan Nabi Muhammad serta dakwah yang beliau jalankan.
Di sana, di atas sebuah bukit, terdapat gua Hira yang menjadi saksi turunnya wahyu pertama, sebagi permulaan menyebarnya cahaya Islam ke seantaro dunia, membawa petunjuk bagi segenappenghuni bumi dan menjadi awal perkembangan Islam.
Di negeri ini pula, tersimpan kenangan tentang orang-orang hebat di masa permulaan Islam Abu Bakar, yang merupakan represntatif golongan laki-laki dewasa. Sedangkan dari golongan sahaya diwakili oleh Zaid bin Haritsah. Dari golongan anak-anak diwakili Ali bin Abi Thalib, dan dari kalangan wanita adalah Khadijah, serta beribu kenangan tentang pada sahabat lainnya yang hidup di Tanah Mekkah, seperti Bilal dan keluarga Yasir. Tidak bisa dilupakan juga keberanian Abdullah bin Mas’ud, tatkala dia dengan tegarnya memperdengarkan surat Ar-Rahman di hadapan pada pemukan Quraisy.
Di kota Mekkah inillah terjadi pergulatan pertama antara yang hak dan yang batil. Bukankah di antara pihak yang batil itu terdapat banyak berhala yang menjadi Tuhannya kaum quraisy ?. Tapi mengapa Hubal akhirnya roboh, begitu juga dengan latta dan Manna yang terguncang dahsyat, dan semuanya tak mampu berbuat apa-apa, kalah telak di hadapan kebenaran ?, itulah bukti keagungan Allah SWT dalam firmanNya :

” Dan Katakanlah : Yang benar telah datang dan yang batil telah leyap. ” Sesungguhnya yang batil ituadalah sesuatu yang pasti leyap ( QS. : 81 )”

TEMPAT-TEMPAT BERSEJARAH
1. Maulid Nabi

Yang dimaksud dengan Maulid Nabi Muhammad SAW ialah tempat kelahiran Nabi Muhammad SAW. Tempat tersebut sekarang telah menjadi perpustakaan umum. Letaknya di sebelah timur halaman Timur Masjidil Haram.
2. Gua Hiro

Terletak di sebelah Timur Laut Masjidil Haram di puncak 
Jabal Nur. Tingginya dari permukaan laut sekitar 621 m, sedangkan dari permukaan tanah kira-kira 281 m. Untuk mendaki sampai kepuncaknya dibutuhkan waktu kurang lebih satu jam. Disanalah Rasulullah SAW menyendiri dan beribadah sebelum diangkat menjadi Nabi. Di Gua inilah tempat dimana Malaikat Jibril AS datang kepada Nabi SAW dengan membawa wahyu pertama Al-Alaq 1-5 , kemudian Nabi melihat Jibril AS dekat dengan Hira, dan satu gunung tersebut berseru ; ” tinggallah di Hira sini..”, sebagaimana diriwayatkan di dalam Hadits.
3. Gua Tsur

Terletak di Jabal Tsur, yaitu kira-kira 4 km sebelah selatan Masjidil Haram, tingginya dari permukaan tanah sekitar 458 m. Untuk mendaki sampai ke puncak dan mencapai Gua Tsur diperlukan waktu 1.5 jam. Sejarahnya Gua Tsur yaitu ketika dalam perjalanan Nabi bersama Abu Bakar menuju Madinah (Hijrah) maka Nabi dan Abu Bakar bersembunyi di dalam Gua Tsur agar terhindar dari kejaran kaum kafir Qurais, peristiwa ini diabadikan Allah dalam Al-Qur’an surat At-Taubah ayat 40 artinya

“Jikalau tidak menolongnya (Muhammad) maka sesungguhnya Allah telah menolongnya yaitu ketika orang-orang kafir mengeluarkannya sedang dia salah seorang dari dua orang ketika keduanya berada dalam gua, diwaktu dia berkata kepada temannya Janganlah berduka cita, Sesungguhnya Allah bersama kita. Maka Allah menurunkan ketenangan kepadanya dan membantunya dengan tentera yang kamu tidak melihatnya, dan Allah menjadikan seruan orang kafir itulah yang rendah.
4. Darul Arqam

Nama rumah yang dinisbatkan kepada al-Arqam ibn Abi Arqam, yaitu sahabat Rasulullah SAW, dan menjadi pusat gerakan dakwah islam secara sembunyi-sembuyi pada permulaan kenabian, dimana orang yang baru masuk islam berkumpul dan melaksanakan sholat didalamnya secara sembunyi-sembunyi pula. Setelah jumlahnya mencapai 40 orang dengan masuknya Umar bin Khatab kedalam islam, maka dakwah islam dilakukan secara terang-terangan.
5. Rumah Siti Khadijah

Inilah rumah dimana Nabi SAW tinggal bersama istrinya, Khadijah, disanalah tempat kelahiran putra-putri Nabi dan tempat wafatnya Khadijah serta tempat turunnya wahyu secara berulang-ulang.
6. Darul Nadwah

Dibangun oleh Qusay bin Kilab sekitar 200 tahun sebelum hijrah. Dinamakan demikian karena disanalah tempat berkumpul dan bermusyawarah kaum Quraisy. Di rumah inilah mereka berkumpul dan membuat rencana untuk menghalangi gerakan dakwah Nabi.
7. Masjid Jin

Masjid jin terletak di sebelah kiri jalan naik ke pekuburan MA.LA, di samping jembatan penyebrangan. Dinamakan demikian karena di sanalah Nabi menulis surat ke Ibn Mas,ud ketika menerima rombongan  Jin yang ingin membai’at Nabi yang sebelumnya mereka teleh bertemu dengan  Nabi di Nakkhlah dalam perjalananya pulang dari Thaif pada tahun kesepuluh kenabian
8. Masjid Syajarah (Masjid Pohon)

Masjid Syajarah terletak berhadapan dengan Masjid Jin, disebut Masjid Pohon karena nabi memanggil pohon yang terletak di Masjid (sekarang) lalu pohon itu pun tercabut dari bumi untuk memenuhi panggilan Nabi hingga berada didepannya. Kemudian Nabi menyuruhnya kembali pohon itupun kembali . ini merupakan salah satu mu’jizat Nabi untuk membuktikan kebenaran kenabiannya sehingga ketika itu orang -orang kafir masuk Islam.
9. Pemakaman Ma’la

Pemakaman Ma’la termasuk salah satu pemakaman yang bersejarah di Mekkahm Disanalah tempat Siti Khadijah di makamkan, juga para sahabat, tabi’in dan orang-orang sholeh