Jabal Uhud

Sebuah gunung terbesar di sekitar Madinah, terletak disekitar +/- 5 Km dari kota Madinah.  Gunung ini di sebut oleh Nabi adalah salah satu gunung yang ada di surga,
maka barang siapa yang pernah melihatnya Insya Allah akan melihatnya di surga nanti.
Nabi Musa dan Harun pernah naik ke gunung ini untuk melihat daerah yang akan menjadi tempat Nabi Akhir Zaman Muhammad SAW tinggal dan menyebarkan agama Tauhid.
Jabal Uhud ini akan senantiasa dikenang oleh umat Islam karena dilembah gunung ini pernah terjadi peperangan besar antara umat islam dan kafir Quraisy pada tanggal 15 syawal 3 H. Perang yang disebut perang Uhud ini terjadi karena kaum kafir Quraisy ingin membalas kekalahan mereka di Perang Badar, lalu memancing amarah penduduk Madinah dengan menduduki lading gandum islam di Jabal Uhud. Kaum kafir Quraisy didukun kekuatan pasukan berjumlah 3000 tentera didukung jiga dengan pasukan berkuda 200 dan 15 wanita termasuk Hindun binti Utbah, dengan tujuan menuntut balas kematian keluarganya dan kekalahan pada saat perang Badar. Sedangkan pasukan kaum  muslimin berkukuatan 1000 orang. Namun ditengah perjalanan sebanyak 300 orang menafik di bawah pimpinan Abdullah bin Ubay menarik diri dari barisan islam sebagai penghianatan terhadap kuam muslimin.
Dengan mundurnya kaum munafik itu maka tentara islam langsung di pimpin oleh Rasulullah SAW yang tinggal 700 orang saja. Namun tidak click here menyurutkan keberanian pasukan islam walaupun menghadapi musuh yang jumlahnya hamper 5 kali lipat itu. Dengan siasat perang yang cerdik Rasulullah memerintahkan untuk menghalangi serangan musuh dengan menempatkan pasukan pemanah di atas Bukit Uhud yang melepaskan anak panahnya kea rah musuh dan banyak menewaskan pasukan musuh. Musuh kemudian lari terbirit-birit meninggalkan medan perang dan membiarkan segala perlengkapan dan logistiknya tertinggal, melihat itu 50 orang pasukan pemanah yang ditugasi di atas bukit secara bernafsu turun hendak mendapatkan segala bentuk barang berharga yang ditinggalkan oleh pasukan musuh, kecuali komandannya Abdullah bin Jabir dan enam lainnya yang masih taat kepada perintah Nabi, Khalid bin Walid sebagai pemimpin pasukan musuh ketika itu berbalik menyerang pasukan islam yang sedang hiruk pikuk memperebutkan harta rampasan, maka pasukan musuh dapat mengalahkan pasukan kaum muslimin dengan mengorbankan 70 orang syuhada . Diantara para syuhada yang gugur di perang UHUD ini adalah paman Rasulullah Hamzah bin Abdul Muthalib, pembawa dan pembuka jalan da’wah islamiyah di kota Madinah yaitu Mush’ab bin Umair.
Kecintaan Rasulullah kepada para syuhada Uhud, terutama Hamzah mendorong beliau melakukan Ziarah ke Jabal Uhud hamper setiap tahun. Jejak Beliau ini diikuti pula orang beberapa khalifah sesudah Rasul Wafat. Dengan demikian Jabal Uhud salah satu tempat penting untuk diziarahi dan dikenang oleh para kaum muslimin atas perjuangan mereka berjuang di jalan Allah SWT.