Arafah

Padang pasir yang terletak 25 km sebelah timur kota Mekkah. Hamparan pasir dan batu yang luas dan tidak ada penghuninya ini dikelilingi bukit-bukit batu yang berbentuk setengah lingkaran
 Setiap musim haji menjelang tanggal 9 Zulhijah Arafah didatangi umat Islam dari seluruh dunia untuk melakukan wukuf. Waktu wukuf adalah terhitung sejak tergelincirnya matahari tengah hari tanggal 9 Zulhijah sampai dengan terbit fajar tanggal 10 Zulhijah. Wukuf di Arafah merupakan salah satu rukun haji, kalau tidak dilaksanakan maka hajinya tidak sah. Adapun keutamaan Arafah adalah sebagaimana sabda nabi Muhammad SAW yang artinya :
“Do’a yang paling afdal adalah do’a di hari Arafah”
Dalam riwayat lain nabi bersabda :
“Tidak ada hari yang paling banyak Allah menentukan pembebasan hambanya dari neraka kecuali hari Arafah “Memuja dan memuji Allah SWT serta memanjatkan do’a dengan maksud meminta ampunan dosa dan mendekatkan diri kepadaNya semata.

Dipadang pasir inilah terdapat sebuah bukit bernama Jabal Rahmah, tempat Adam dan Hawa berjumpa kembali setelah terpisah dan hidup terpencar selama 200 tahun dibumi karena diusir Allah dari surga. Nabi Adam diturunkan di India dan Hawa di Iraq. Keduanya saling mencari dan akhirnya bertemu di Padang Arafah persisnya di Jabal Rahmah click here (bukit kasih sayang). Setelah bertemu mereka menetap di Mekah dan mengembangkan keturunan disana.

Padang Arafah yang luasnya sekitar 3,5 km x 3,5 km sekarang oleh pemerintah Arab Saudi sudah dilengkapi infra struktur canggih dengan jalan-jalan lebar beraspal dan ditumbuhi pohon-pohon rindang. Dibagian tengah lokasi ini terdapat tiang-tiang air setinggi tiang listrik yang dipuncaknya terdapat spuyer-spuyer kecil yang dapat menyemburkan uap air halus. Setiap tahun ketika jamaah sedang wukuf tiang-tiang air itu dihidupkan. Kawasan yang disemprot uap air itu menjadi sejuk dan nyaman sehingga resiko jamaah terkena heat stroke (sengatan matahari) dapat dikurangi. Disamping itu tersedia air yang cukup untuk berwudhu serta keperluan lainnya.

KEUTAMAAN ARAFAH, Dinamakan Arafah yang berarti tahu atau kenal . karena lokasi ini adalah tempat pertemuan Nabi Ada, dan Siti Hawa setelah berpisah sekitar 200 tahun setelah turun dari surga. Mereka saling mencari, karena Nabi Adam turun di India dan Siti Hawa turun di Iraq, akhirnya saling melihat dan mengenal di lokasi itu, persisnya di Jabal Rahmah. Setelah bertemu mereka berkumpul dan menetap di Mekah kemudian mengembangkan keturunannya di sana. Peristiwa pertemuan di lokasi ini diabadikan setiap tahunnya oleh Nabi Adam dan diteruskan oleh keturunannya sebagai ibadah sampai sekarang